Ketahui !, Perbandingan lantai kayu dengan karpet

Perbedaan lantai kayu dan karpet — Lantai merupakan bagian dasar sebuah ruang yang memiliki peran penting untuk memperkuat eksistensi obyek yang berada di dalam ruang, penutup permukaan tanah dalam ruangan dan sekitarnya.

Terdapat banyak varian jenis lantai yang ada dunia ini, salah satu contohnya seperti lantai kayu dan karpet.

Lantai kayu dan karpet sama-sama digunakan sebagai penutup lantai pada bangunan rumah hanya saja memiliki perbedaan dalam pengaplikasiaanya dan dalam proses pembuatannya juga menggunakan bahan dasar yang berbeda.

Untuk tidak berlama-lama lagi terutama bagi anda yang belum mengetahui dari perbandingan antara lantai kayu dan karpet simak penjelasan yang saya berikan sebagai berikut.

Lantai kayu

Lantai kayu merupakan jenis olahan yang berbahan dasarnya menggunakan kayu dan memilih jenis-jenis kayu keras yang mempunyai kualitas yang baik dari segi ketahan dan keawetannya disamping itu juga tidak semua jenis kayu dapat diolah menjadi olahan lantai kayu, hanya jenis kayu yang memiliki kualitas yang baik dan juga mudah dalam proses pengolahannya seperti kayu jati, kayu merbau, kayu ulin, kayu bengkirai, dan jenis kayu lainnya.

Dari jenis-jenis kayu diatas memiliki tingkat kekuatan dan keawetannya berkualitas tinggi, serta terdapatnya nilai estetika dan keindahan yang terdapat dari warna dan motif pada jenis kayu tersebut. Terlebih lantai kayu sudah memenuhi syarat SNI untuk dipergunakan pada bangunan rumah sehingga bagi anda tidak perlu diragukan lagi mengenai kualitasnya.

Disamping itu juga lantai kayu memiliki beberapa jenisnya diseusaikan dengan peruntukan yang akan digunakan seperti :

Parket Solid

Parket solid merupkan jenis parket yang menggunakan bahan dasarnya dari jenis kayu keras seperti contoh diatas dan dalam proses pengolahannya lansung dari potongan potongan kayu keras tanpa ada bahan campuran lain sehingga memiliki kualitas yang baik dari segi ketahanan dan keawetannya.

Parket Laminate

Parket laminate merupakan jenis olahan lantai kayu kayu dengan menggunakan bahan dasarnya jenis serbuk kayu. untuk jenis kayu yang dipergunkan yaitu jenis serbuk HDF ( hight density fiberboard ) yaiyu jenis serbuk yang memiliki tingkat kekerasan dan kepadatnnya yang paling baik dbandingkan jenis serbuk kayu lainnya seperti jenis MDF ( medium hight density fiberboard ) dan jenis serbuk LDF ( low density fiberboard ).

Parket Engeered

Parket engeered merupakan jenis olahan lantai kayu yang menggunakan bahan dasarnya dari gabungan antara jenis parket solid dan parket laminate dalam proses pembuatannya sehingga bisa dikatakan memiliki kualitas yang baik namun parket engeered masih dibawah dari jenis solid jika dilihat dari segi ketahanannya dan keawetannya. Adapun kelebihan dan kekurangan yang dimiliki lantai kayu, seperti :

Kelebihan yang dimiliki oleh lantai kayu

  • Memiliki tingkat kekerasan dan keawetan yang berkualitas baik, sehingga dapat dipergunakan jangka panjang.
  • Memiliki aroma khas yang didapat dari kayunya
  • Memiliki tampilam yang indah dan corak khas pada permukaan lantai kayu sehingga dapat membuat tampilan rumah menjadi lebih estetika.

Kekurangan yang dimiliki oleh lantai kayu :

  • Tidak memiliki daya tahan terhadap air karena akan menyebabkan pelapukan.
  • Memiliki harga yang lumayan tinggi karena penggunaan bahan dasarnya menggunakan jenis kayu keras yang berkualitas baik.
  • Warana dapat kusam jika perawatanya tidak diperhatikan dan juga biasanya pemakaina yang sudah lama.

Dari penjelasan di atas mengenai lantai kayu, memiliki tampilan serta penggunaan yang dapat dipergunakan jangka panjang. Nah, untuk karpet yuk kita cari tahu lebih dalam. Apakah memiliki kesamaan dari lantai kayu ?, simak penjelasan dibawah ini.

Karpet

Karpet merupakan jenis olahan bahan yang digunakan sebagai penutup lantai pada bangunan rumah selain itu juga karpet memiliki warna dan motif yang beragam sehingga untuk karpet memiliki keindahan saat mempergunakan pada bangunan rumah anda

Untuk karpet juga memiliki beberapa jenisnya dilihat dari bahan dasar yang dipergunakan dalam pembuatan karpet, yuk kita simak jenis-jenis karpet sebagai berikut :

Tipe Karpet Polypropylene

Polypropylene atau disingkat PP merupakan polimer edisi termoplastik yang dibuat oleh industri kimia dan digunakan dalam berbagai aplikasi seperti digunakan sebagai bahan pembuatan karpet yang berbentuk tile dengan memiliki varian warna dan motifnya.

Tipe Karpet Nilon

Karpet nilon termasuk karpet sintesis dengan daya tahan yang sangat kuat. Serat karpet ini tidak mudah lepas, warnanya pun cukup awet meski sudah digunakan beberapa tahun.

Dengan daya tahan tersebut, karpet ini dapat digunakan untuk berbagai ruangan. Ia juga mudah dibersihkan sehingga Mama tidak perlu khawatir jika menggunakannya di dapur.

Bahan karpet nilonbiasanya digunakan untuk kebutuhan kantor karena karpet nilon memiliki durabilitas yang baik, sehingga karpet nilon cocok untuk digunakan pada area-area yang sering dilalui orang. Selain itu, karpet nilon juga mudah untuk dibersihkan.

Karpet nilon tidak mudah memudarkan warna, ini karena zat pewarna pada karpet diaplikasikan pada serat sebelum ditenun.

Selain itu juga karpet nilon cocok juga dipergunakan pada bangunan rumah seperti area kamar mandi karena karpet nilon memiliki ketahan dari air.

Tipe Karpet Wol

Wol merupakan bahan yang digunakan sebagai pembuatan karpet untuk jenis karpet wol dibilang mempunyai kualitas yang baik karena penggunaan bahannya sendiri terbilang alami dengan menggunakan bahan seperti rumput dan bulu domba salah satunya.

Untuk jenis karpet wol bisa dikatakan nyaman saat dipergunakan karena pada permukannya memiliki bulu-bulu halus dan empuk sehingga akan terasa nyaman saat anda sedang memijakan kaki ataupun bersandaran pada karpet wolnya. Disamping itu juga karpet memiliki nilai kelebihan dan kekurangan-nya, seperti penjelasan dibawah ini.

Kelebihan yang dimiliki oleh karpet :

  • Memiliki daya tahan yang kuat.
  • Memiliki varian warna dan motif-motif yang beragam.
  • Memiliki harga yang bervariasi disesuaikan dengan kualitas dan bahan yang dipergunakann.

Kekurangan yang dimiliki oleh karpet :

  • Mudah terkena noda dan jika terkena noda seperti tinta akan susah untuk dipersihkan.
  • Tempat bersarangnya partikel debu dan bakteri jika jarang dibersihkan.
  • Jika sering dibersingkan juga tidak baik karena dapat membuat warna menjadi kusam.

Untuk karpet sendiri hampir sama dengan lantai kayu yang memiliki beberapa tipe yang disesuaikan dengan bahan dasar dalam pembuatannya.

Lalu perbedaan apa yang lebih mencolok antara lantai kayu dan karpet ?

Lantai kayu dan karpet sebenranya dapat kita bedakan dengan jelas yaitu dapat dilihatnya dari penggunaan bahan dasar yang dipergunakan hanya saja mengenai mana yang bagus untuk dipergunakan pada bangunan rumah, masing-masing memiliki tingkat kebutuhan yang berbeda walaupun sama-sama dipergunakan sebagai penutup lantai pada bangunan rumah.

Namun bagi anda yang berencana untuk memilih lantai kayu atau karpet. Dari kedua jenis tersebut memiliki keterikan, yang sama-sama memberikan keuntungan terhadap rumah anda. Yang dimana karpet dapat anda gunakan sebagai lapisan permukaan lantai kayu, yang bertujuan untuk menghindari benda-benda yang dapat merusak pada lantai kayu.

Sehingga dengan begitu memudahkan anda dalam mempergunakan lantai kayu dan karpet, terlebih memberikan rasa nyaman serta tampilan yang lebih indah dari biasannya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *